Apr 13

Mekanisme Metabolisme Lemak dalam Tubuh

Masih tentang metabolisme pangan, (big thanks to Mr. Made Astawan atas ilmunya) kali ini saya mereview  bahasan topik kuliah tentang bagaimana proses metabolisme zat pangan dalam tubuh yang bernama lemak.

Tepatnya 5 tahun yang lalu saya pertama kali mendapat ilmu ini: Dramaga Bogor, 19 Maret 2008.

—————————————————————————————————————-

  • Berdasarkan panjang rantai karbon, asam lemak digolongkan menjadi tiga macam yaitu
  1. Asam lemak berantai pendek (Short Chain Fatty Acid/ SCA) yaitu raintai C2, C3, dan C4
  2. Asam lemak berantai medium (Medium Chain Fatty Acid/ MCFA) raintai C6, C8, dan C10
  3. Asam lemak beranti panjang (Long Chain Fatty Acid /LCFA) rantai C12-C26
  • Berdasarkan ikatan antar atom karbon yaitu asam lemak jenuh/Saturated Fatty Acid (SFA), Asam lemak tak jenuh tunggal/ Mono Unsaturated Fatty Acid (MUFA), dan Asam lemak tak jenuh ganda/ Poly Unsaturated Fatty Acid (PUFA)

metabolisme lemak tubuhPROSES METABOLISME ASAM LEMAK

Triasilgliserol (TAG) disimpan di adipose/jaringan lemak tubuh. Disimpan sebagai droplet cair dalam sitoplasma. Dalam keadaan homestatis, sintesis dan penguraian triasilgliserol terjadi secara terus menerus. Sintesisnya di hati, terutama digunakan untuk memproduksi lipoprotein darah.  Gliserol fosfat dibentuk melalui reduksi dihidroksi aseton fosfat yang dihasilkan oleh proses glikoslisis atau fosforilasi.

Sintesis triasilgliserol dapat juga terjadi melalui fosforilasi fragmen yang mengandung tiga atom karbon. Proses ini meliputi dua tahap asilasi dari gliserol 3 fosfat.

Alternative lain dalam pembentukan TAG adalah asilasi langsung dihidroksiaseton fosfat pada karbon 1 yang kemudian diikuti oelh reduksi pada karbin 2.

Asam lisofosfatidat yang dihasilkan dapt diesterifikasi lebih lanjut. Jika asam asam fosfatidat dari jalut tersebt dignkan untuk sintesi TAG, gugus fosfat akan dihirolsisi oleh fosfatofosfatase menajdi diasilgliserol kemudia diasilasi menjadi triIasilgliserol.

Paling sedikti terdapat satu jaringan yaitu mukosa usus yang tidak membutuhkan asm fsfatidat dalam pembentukan TAG. Produk utama dari pencernaan lipid di dalam usus adalah 2-monoasilgliserol yang diserap ke sel mukosa.

Enzim dalam sel tersebut mengkatalisis asilasi monoasilgliserol denga asil CcA untu membentuk 1,2 diasilgliserol yang kemudian dapat di asilasi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Asam lemak dan gliserol yang dihasilkan oleh lipase jaringan adipose dilepaskan ke dalam aliran darah. Lalu asm lemak diikat oelh albumin serum dan diangkut ke jaringan untuk digunakan. Glisrol kembali ke hati untuk diubah menajdi dihidroksi asrton fosfat dan memasuki jalur glikoslitik atau glukoeneogenik.

 

FOSFOLIPID

Fosfolipid merupakan lipid ionic yang terdiri dari 1.2 diasilgliserol dan jembatan fosfodiester yang menghubungkan gliserol dngn beberapa basa, umumnya basa nitrogen.

R1 dan R2 = rantai alifatik dari asm lemak.

R3= kepala polar.  C2 pusat asimetrik.

Fosfolipid terbanyak dalam jaringan hewan=

  1. fosfatidilkolin (lesitin)
  2. fosfatidiletanolamin
  3. fosfatidilserin.

Fosfatidilinositol= fosfolipid asm yang terdapat pada membaran mamalia.

Fosfatidilgliserol banyak di membran mitokondria.

Fungsi utama=komponen structural dari membaran pada permukaan sel dan organel subseluler

 

KOLESTEROL

Kolesterol didapat melaui makanan dan biosintesis de novo (yang dihasilkan terutama oleh organ hati).kolesterol memegang peranan penting karena sebagai sterol utama dalam tubuh serta komponen permukaan sel dan membran intra seluler.  Peranan lain= sebagai precursor asam empedu yang disintesis di dalam hati yag berfungsi untuk menyerap TAG dan vitamin larut lemak, dan juga sebagai precursor hormone wanita:estrogen.

Kolesterol yang disintesis dalam hati, diangkut dalam hati dan usus ke jaringan peripheral dalam bentuk lipoprotein.

Jika  jika kelebihan, sintesis kolesterol di hati dan usus menurun.

Biosentesis kelosterol dibutuhkan sumber atom karbon dan gaya pereduksi untuk menciptakan ikatan C-H dan C-C. Atom karbonnya dari asetat. Gaya pereduksi dalam bentuk NADPH dihasilkan hanya oleh enzim hexose monopospat shunt yaitu glukosa 6 fosfat dehidrogenase dan 6-fosfoglukonat dehidrogenase. Dimana setiap molekul gula yang dioksidasi menghasilkan 2 NADPH.

Senyawa unik pertama dalam jalur biosintesis kolesterol= mevalonat. Asam mevalonat berasal dari prekusor asetil CoA yg terletak pada pusat jalur metabolism lemak,karbohidrat,asam amino. Asetil coa dapat diperoleh dari

  1. beta oksidasai LCFA
  2. oksidasi asam amino ketogenik seperti leusin  dan isoleusin
  3. reaksi prituvat dehidrogenase yang menghubungkan glikolisi dan siklus TCA (Krebs)

Tahap pertama dari dua jalur sintesis kolesterol adalah \kondensasi dua molekul asetik CoA membentuk aseto-asetil CoA dalam suatu reaksi yang dikatalisis oleh aseto asetil CoA tiolase.

Kilomikron dan VLDL yg terbentuk di dalam mukosa usus diangkut ke dalam saluran limpfatik dan di sekresi melalui pemblh darah ke dalam darah. Hati lebih dominan dalam mensintesis VLDL.

Di dalam tubuh, sekitar 15% kolesterol plasma ada dalam bentuk VLDL dan sekitar 65% adalah LDL.

Sekitar 75% LDL adalah PUFA terutama linoleat yang beriktaan dengan ikatan ester pada gugus hidroksil dari C3.

Kolesterol yang dieksresi mengalami siklus ulang ke hati atau diangkut oelh HDL dan ditransfer ke VLDL. Jalur utama pembuangan kolesterol dari tubuh adalah melalui konversi oleh hati menajdi asam empedu yaitu asam kholat dan khenodeoksikholat yang beriaktan dengna taurin atau glisin membentuk garam empedu.

Senyawa ini di eksresi di dalam empedu, bersama-sama dengan kolesterol bebas akan dialirkan melalui saluran empedu ke duodenum. Sekitar 98% diabsorbsi ulang oleh hati dan di sekresi lagi di empedu.

Jalur minor pembuangan kolesterol melalui hormone steroid. 1mg/hari dieksresi dalam urin dan 50mg/hari di eksresi sebagai keringat atau hilang melalui rambut atau kulit.

Wah, kompleks juga ya mekanisme metabolisme asam lemak dalam tubuh kita…!







Fatal error: Uncaught Exception: 12: REST API is deprecated for versions v2.1 and higher (12) thrown in /home/carabund/public_html/wp-content/plugins/seo-facebook-comments/facebook/base_facebook.php on line 1044